Home / Nasional

Jumat, 19 Desember 2025 - 02:00 WIB

Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras dari UEA

Wali Kota Medan Rico Waas memberikan keterangan di Medan, Kamis (18/12/2025). (foto tangkapan layar)

Wali Kota Medan Rico Waas memberikan keterangan di Medan, Kamis (18/12/2025). (foto tangkapan layar)

MEDAN, iNBrita.com  — Pemerintah Kota Medan mengembalikan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras yang berasal dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Pemkot medan   mengambil keputusan tersebut setelah memastikan kebijakan pemerintah pusat terkait penerimaan bantuan dari luar negeri.

Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan bahwa jajaran pemerintah kota lebih dulu menelaah regulasi yang berlaku. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pertahanan untuk memastikan prosedur yang harus dijalankan.

“Kami memeriksa aturan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Hasilnya menunjukkan pemerintah pusat belum membuka mekanisme penerimaan bantuan asing,” kata Rico, Kamis (18/12/2025).

Rico menegaskan bahwa langkah pengembalian tersebut tidak mencerminkan penolakan atas kepedulian negara sahabat. Namun, ia menilai kepatuhan terhadap kebijakan nasional menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam penanganan bencana.

Baca juga :   Siap-Siap, Dua Gerhana Akan Terjadi pada Ramadan 2025

Sebelumnya, bantuan dari UEA telah tiba di Medan dengan total 30 ton beras serta 300 paket logistik tambahan. Paket tersebut mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah. Pemerintah kota sempat menyusun rencana distribusi bantuan bagi warga yang terdampak banjir.

Pada saat itu, Rico menyebut kondisi kota belum sepenuhnya pulih. Sejumlah kawasan masih menghadapi genangan dan aktivitas warga belum kembali normal. Pemerintah kota menilai bantuan logistik masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Namun, setelah menerima arahan lanjutan dari pemerintah pusat, pemkot Medan  membatalkan rencana penyaluran tersebut. Jajaran terkait kemudian mengirim kembali seluruh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga :   Walikota Sungai Penuh dan Bupati Kerinci Kompak Terima Penghargaan

Kebijakan ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan kemampuan Indonesia dalam menangani bencana secara mandiri. Presiden menyampaikan bahwa beberapa kepala negara sahabat menawarkan bantuan, tetapi pemerintah memilih mengandalkan sumber daya nasional.

“Saya menyampaikan terima kasih atas perhatian negara sahabat, tetapi Indonesia mampu mengatasi situasi ini,” ujar Prabowo dalam rapat kabinet paripurna.

Pemerintah pusat menilai kesiapan kementerian, TNI, Polri, serta pemerintah daerah masih memadai untuk menangani bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.

(eni)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Antasari Azhar semasa hidup saat menghadiri acara publik.

Nasional

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat percepatan rehabilitasi pascabencana Sumbar

Nasional

Tito Karnavian Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumbar
menteri keuangan purbaya yudhi sadewa sedang memberikan keterangan pers tentang kenaikan gaji asn 2026

Nasional

Purbaya Jelaskan Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026
Kayu hanyut terbawa banjir di Sumatera siap dimanfaatkan masyarakat

Nasional

Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera Tak Boleh Dikomersialkan
Rapat paripurna DPRD Pati membahas hasil Pansus hak angket tentang kebijakan Bupati Pati.

Nasional

DPRD Pati Tolak Pemakzulan, Bupati Sudewo Janji Berbenah

Nasional

Viral Pria Pasuruan Saat Gendong Ibunya di Makkah
> Lokasi pembangunan PLTA Kerinci di Jambi sebagai proyek energi bersih Kalla Group.

Nasional

PLTA Kerinci Dorong Target Net Zero Emission 2060
“Lisa Mariana melakukan live streaming TikTok sambil menangis saat pengumuman hasil tes DNA dengan Ridwan Kamil.”

Nasional

Lisa Mariana Emosi Saat Tes DNA Diumumkan Negatif