Prabowo Bahas Hilirisasi dan Kampung Nelayan di Istana

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11/2025), membahas hilirisasi, cetak sawah, dan kampung nelayan.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11/2025), membahas hilirisasi, cetak sawah, dan kampung nelayan.

Jakarta, iNBrita.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11/2025). Rapat tersebut membahas percepatan hilirisasi, program cetak sawah, hingga pengembangan kampung nelayan.

Sejumlah menteri hadir dalam rapat di Istana Merdeka itu, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Baca Juga :  PM Israel Mundur Usai Menderita Sakit Parah

Airlangga menyebut rapat tersebut fokus pada percepatan hilirisasi di berbagai sektor.

“Tadi kami membahas percepatan hilirisasi,” kata Airlangga usai rapat di Istana Merdeka.

Bahlil menambahkan, pembahasan hilirisasi mencakup sektor perikanan, pertanian, energi, dan mineral batu bara.

“Kami rapat dengan Bapak Presiden membahas percepatan hilirisasi di sektor-sektor tersebut,” ujar Bahlil.

Sementara itu, Sakti Wahyu Trenggono melaporkan perkembangan program kampung nelayan. Ia menyebut capaian program tersebut saat ini sudah 20–30 persen, dan menargetkan 65 persen selesai pada akhir tahun.

“Kami membahas kampung nelayan. Sekarang progresnya sekitar 20–30 persen, akhir tahun mudah-mudahan bisa 65 persen,” katanya.

Selain itu, Presiden juga menugaskan Sakti untuk mengembangkan budidaya perikanan darat di 500 kabupaten.

“Presiden meminta kami menjalankan pembangunan budidaya di darat di 500 kabupaten,” ujarnya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Cek KK Online Resmi Tanpa ke Dukcapil, Bisa dari Rumah
OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank
Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026
Daftar Harga BBM Resmi 1 Juni 2026 Terbaru
Danantara Siapkan Pengumuman Petinggi Baru DSI Pekan Ini
Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Cepat Resmi
Syarat Perpanjangan SIM Habis Masa Berlaku 2026
Mantan Menhan RI Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Cara Cek KK Online Resmi Tanpa ke Dukcapil, Bisa dari Rumah

Senin, 1 Juni 2026 - 16:00 WIB

OJK Ungkap Ancaman Phishing terhadap Rekening Nasabah Bank

Senin, 1 Juni 2026 - 15:00 WIB

Tarif Listrik PLN Stabil Hingga Triwulan Kedua 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:00 WIB

Daftar Harga BBM Resmi 1 Juni 2026 Terbaru

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

Danantara Siapkan Pengumuman Petinggi Baru DSI Pekan Ini

Berita Terbaru

Walikota Alfin menerima LHP dan Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Jambi.( Foto Prokopin)

SUNGAI PENUH

Walikota Alfin Kembali Buktikan Kinerja Lewat Raihan WTP

Selasa, 2 Jun 2026 - 16:00 WIB

Harga emas hari ini di Pegadaian per 2 Juni 2026 bergerak beragam, dengan Antam stabil dan UBS turun.( Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Pegadaian 2 Juni 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi SIM Digital di aplikasi ponsel

Teknologi

SIM Digital Hadir Pengendara Nikmati Layanan Serba Online

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ( Foto Tribune wa.com)

Ekonomi

Dolar AS Menguat Rupiah Tertekan Investor Waspadai Risiko

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:00 WIB

Ilustrasi lontong. Pixabay/dok

Kuliner

Rahasia Sukses Kampung Lontong Surabaya Puluhan Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:00 WIB