Home / Kesehatan

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:30 WIB

Subclade K H3N2 Picu Superflu Lebih Menular Global

Seorang perempuan mengenakan masker dan selimut sambil memegang minuman hangat saat mengalami gejala flu di rumah.

Seorang perempuan mengenakan masker dan selimut sambil memegang minuman hangat saat mengalami gejala flu di rumah.

Jakarta, iNBrita.com – Istilah “superflu” atau influenza H3N2 varian Subclade K menjadi sorotan setelah virus ini merebak cepat di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat dan Inggris. Banyak orang mempertanyakan alasan varian ini tampak lebih agresif dan mudah menular dalam waktu singkat.

Dokter spesialis paru RS Paru Persahabatan, Prof dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), menjelaskan bahwa Subclade K merupakan hasil mutasi dari virus influenza yang sudah ada. Mutasi tersebut membuat virus memiliki karakteristik yang berbeda dari flu musiman pada umumnya.

Baca juga :   Sarapan Sehat: Rebusan vs Tradisional Indonesia

Menurut Prof Agus, Subclade K tetap termasuk influenza musiman jenis Influenza A (H3N2). Namun, mutasi yang terjadi membuat virus ini memiliki beberapa sifat baru yang membedakannya dari influenza biasa.

Varian ini menyebar lebih cepat karena faktor biologis virus yang lebih agresif saat menginfeksi manusia. Virus Subclade K bereplikasi lebih cepat di saluran napas, sehingga menghasilkan jumlah virus yang lebih banyak.

Selain itu, varian ini juga membawa viral load yang lebih tinggi di saluran napas atas, sehingga meningkatkan risiko penularan antarindividu.

Baca juga :   Pola Makan Tepat Cegah Asam Lambung Saat Puasa

Prof Agus menambahkan bahwa mutasi pada Subclade K juga membuat virus ini lebih resisten terhadap vaksin flu yang ada saat ini.

Terkait istilah yang beredar di masyarakat, Prof Agus menegaskan bahwa “superflu” bukan istilah medis. Masyarakat menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan flu yang lebih agresif, mudah menular, dan menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan flu biasa.

(Tim*)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bunga lawang kering berbentuk bintang sebagai rempah herbal alami

Kesehatan

Khasiat Bunga Lawang untuk Kesehatan dan Cara Konsumsinya
Kunyit segar di tanah, sumber potensial bakteri antikanker.

Kesehatan

Peneliti Temukan Bakteri Kunyit Hasilkan Senyawa Antikanker Baru
Buah alpukat segar kaya lemak sehat dan nutrisi

Kesehatan

7 Buah Tersehat untuk Penuhi Nutrisi Harian Tubuh

Kesehatan

Ahli Jantung Rekomendasikan 9 Buah Rendah Gula
Perempuan menikmati sarapan sehat di atas tempat tidur pada pagi hari

Kesehatan

Diet Karnivora Viral: Manfaat dan Risiko Tersembunyi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri acara kesehatan anak dan Angka Kematian ibu di Depok

Kesehatan

Angka Kematian Bayi Tinggi, Menkes Sampaikan Data
Ilustrasi virus campak dan tingginya kasus di Indonesia

Kesehatan

Waspada Campak di Indonesia: Penularan dan Komplikasi
Secangkir teh hijau hangat untuk membantu menurunkan berat badan

Kesehatan

Manfaat Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan Efektif