Home / Daerah

Jumat, 24 Januari 2025 - 21:32 WIB

Warga Resah, Harimau Sumatera Berkeliaran di Perkebunan Desa Air Betung

INBRITA.COM, KERINCI – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) membenarkan adanya seekor harimau Sumatera yang berkeliaran di lahan perkebunan warga. Temuan ini berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan adanya jejak kaki harimau, yang berlokasi di Desa Air Betung, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Warga berharap harimau tersebut segera ditangkap dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman agar tidak menjadi ancaman keselamatan mereka.

Sudah sebulan terakhir, warga Desa Air Betung dan tiga desa tetangga lainnya resah lantaran seekor harimau Sumatera berkeliaran di lahan perkebunan milik warga. Bahkan, raja hutan tersebut berpindah-pindah tempat, menyebabkan aktivitas perkebunan warga menjadi sepi karena mereka takut untuk pergi bekerja ke kebun.

Delpi Wandri, Sekretaris Desa (Sekdes) Air Betung juga menyampaikan rasa kekhawatiran masyarakat.Demi mencegah adanya korban ,pemerintah desa setempat bertindak cepat dengan menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi agar segera mengambil tindakan.

Baca juga :   Sekda Kerinci Tinjau Kegiatan Sunatan Massal

“Warga kami sangat resah atas keberadaan seekor harimau yang berkeliaran di lahan perkebunan. Selaku pemerintah desa, kami telah menyurati secara resmi pihak terkait dan berharap harimau segera ditangkap serta dipindahkan ke tempat yang lebih aman agar warga bisa kembali beraktivitas di kebun,” ujar Delpi Wandri, Sekretaris Desa (Sekdes) Air Betung.(23/1)

Kepala Balai Besar TNKS Resort Kerinci Utara, Eko Supriyatno, yang memimpin langsung penelusuran ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa timnya telah menemukan jejak harimau Sumatera di lahan perkebunan milik warga di Sungai Betung.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan, harimau tersebut kemungkinan tersesat mengikuti satwa mangsanya sehingga berkeliaran di lahan perkebunan warga,” jelasnya.

Baca juga :   Wali Kota Hadiri Penobatan Ninik Mamak Dusun Empih

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Balai Besar TNKS telah menerima dua laporan dari masyarakat terkait aktivitas harimau yang berkeliaran di lahan perkebunan milik warga Kerinci.

Eko Supriyatno juga menyampaikan bahwa pihak Balai Besar TNKS bersama masyarakat akan terus memantau perkembangan harimau tersebut.

Untuk diketahui, Desa Air Betung berbatasan langsung dengan tiga desa lainnya yang juga terdampak, yaitu Desa Sungai Betung Hilir, Desa Sungai Betung Mudik, dan Desa Baru Sungai Betung Mudik. Keempat desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Gunung Kerinci.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar keberadaan harimau ini tidak menimbulkan korban jiwa serta tidak mengganggu aktivitas perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama mereka (*)

Berita ini 733 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemuda Aniaya Kakek 60 Tahun Diringkus

Daerah

DPRD Kota Sungai Rapat Paripurna Masa Persidangan I

Daerah

Monadi-Alfin Pererat Sinergi, Kerinci dan Sungai Penuh Menuju Era Baru

Daerah

Tim Evaluator Kemendagri Apresiasi Kinerja Pj. Bupati Kerinci

Daerah

TRC BPBD dan PUPR Langsung Turun Lokasi, Atasi Banjir

Daerah

Inriko Fardiansyah: Traffic light Simpang Tugu Adipura Sudah Aktif Kembali
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ajak masyarakat lawan hari korupsi saat Hakordia 2025.

Daerah

Hari Antikorupsi Sedunia, Hutri Randa Dorong Transparansi

Daerah

Malam Penutupan MTQ ke-53 Provinsi Jambi di Kerinci Akan Dihibur oleh Artis LIDA