KPK Kirim Tim ke Arab Saudi Usut Korupsi Kuota Haji

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK

Gedung KPK

Jakarta, iNBrita.com  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim tim ke Arab Saudi untuk menyelidiki dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. KPK ingin memeriksa langsung pembagian tambahan kuota haji yang diduga melanggar aturan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan penyidik KPK akan meninjau langsung kondisi di lapangan agar bisa memverifikasi data dan menemukan bukti yang akurat.

“Kami ingin menyelesaikan kasus kuota haji ini secepatnya. Karena itu, kami akan memeriksa langsung ke Arab Saudi,” kata Asep di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

KPK memeriksa ketersediaan tempat dan akomodasi bagi jemaah untuk memastikan pembagian tambahan kuota sebanyak 20 ribu orang berjalan sesuai aturan.

“Kami memastikan pembagian tambahan kuota 20 ribu itu proporsional, yaitu 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu untuk haji khusus. Kami juga memeriksa apakah fasilitas dan akomodasinya mencukupi,” ujar Asep.

Baca Juga :  Perpanjang STNK Tahunan Kini Bisa Online Tanpa Ribet

KPK juga memeriksa lokasi ibadah di Arafah dan Mina untuk memastikan kapasitasnya cukup menampung jemaah tambahan.

“Kami tahu wukuf hanya bisa dilakukan di Arafah. Karena itu, kami perlu memastikan langsung kesiapan lokasi dan fasilitasnya,” tambahnya.

Selain memeriksa kuota, KPK menyelidiki dugaan pungutan tambahan dalam pengiriman barang dan penginapan jemaah.

“Kami menerima laporan bahwa biaya penginapan bergantung pada jaraknya ke Masjidil Haram, Mina, dan Arafah. Semakin dekat dan semakin bagus fasilitasnya, biayanya makin mahal. Kami sedang memeriksa apakah ada permainan dalam penentuan harga ini,” jelas Asep.

Kasus ini bermula saat pemerintah Indonesia menambah 20 ribu kuota haji pada tahun 2024. Berdasarkan temuan KPK, pembagian tambahan itu tidak sesuai dengan Undang-Undang Haji yang menetapkan kuota haji khusus maksimal 8 persen dari total kuota nasional.

Baca Juga :  WFA Libur Akhir Tahun 29–31 Desember 2025

KPK menduga oknum Kementerian Agama bekerja sama dengan biro travel haji untuk mengatur pembagian kuota tambahan haji khusus. Dugaan penyimpangan ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp 1 triliun.

Penyidik KPK telah menyita uang tunai, mobil, dan rumah yang terkait dengan kasus ini. Beberapa biro travel mengembalikan uang yang sebelumnya mereka bayarkan sebagai “biaya percepatan” setelah Panitia Khusus Haji DPR menyoroti kasus tersebut pada 2024.

Hingga kini, KPK telah memeriksa 300 dari 400 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Sekitar 70 persen di antaranya sudah memberikan keterangan kepada penyidik.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran
Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah
Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka
Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.
Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027
TPG Juni 2026 Cair, Simak Jadwal dan Cara Pengecekan
BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:00 WIB

Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB