Jakarta, iNBrita.com – Harga emas Antam 24 karat kembali naik dan memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH). Pada Selasa (20/1/2026), PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menaikkan harga emas sebesar Rp 2.000 per gram, sehingga menjualnya kini seharga Rp 2.705.000 per gram. Sebelumnya, harga mencatat rekor Rp 2.703.000 per gram pada Senin (19/1). Kenaikan ini menarik minat investor untuk membeli emas sebagai instrumen investasi yang aman.
Antam menyediakan emas dalam berbagai ukuran untuk memudahkan masyarakat berinvestasi. Emas 0,5 gram dijual Rp 1.402.500, sedangkan 1 gram mencapai Rp 2.705.000. Harga 2 gram dan 3 gram masing-masing Rp 5.350.000 dan Rp 8.000.000. Selanjutnya, Antam menjual emas 5 gram Rp 13.300.000, 10 gram Rp 26.545.000, dan 25 gram Rp 66.237.000. Untuk ukuran lebih besar, Antam menawarkan emas 50 gram Rp 132.395.000, 100 gram Rp 264.712.000, 250 gram Rp 661.515.000, 500 gram Rp 1.322.820.000, dan 1 kilogram Rp 2.645.600.000.
Dalam sepekan terakhir, harga emas bergerak di rentang Rp 2.631.000 hingga Rp 2.705.000 per gram. Selain itu, selama sebulan terakhir, harga logam mulia ini meningkat dari Rp 2.488.000 hingga Rp 2.705.000 per gram. Antam juga menaikkan harga buyback sebesar Rp 1.000 per gram menjadi Rp 2.546.000 per gram. Namun, masyarakat yang menjual emas di atas Rp 10 juta tetap membayar potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024.
Para analis menilai kenaikan harga emas terjadi karena permintaan global meningkat dan kondisi ekonomi masih penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, investor memilih emas sebagai instrumen lindung nilai (hedge) di tengah volatilitas pasar. Bahkan, sebagian besar investor tetap aktif membeli emas karena harga terus meningkat.
Dengan tren ini, Antam memperkirakan permintaan emas akan tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Investor terus membeli logam mulia karena mereka menilai emas aman dan tetap menarik sebagai investasi jangka panjang. (vvr)














