7 Manfaat Memelihara Kucing untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Jambi, iNBrita.com — Memelihara kucing bukan sekadar hobi atau hiburan. Faktanya, penelitian membuktikan bahwa kucing memberikan dampak positif bagi tubuh dan pikiran manusia. Baik anak-anak maupun orang dewasa akan merasakan manfaat kesehatan melalui interaksi langsung dengan kucing.
Berbagai studi ilmiah mengungkap bahwa interaksi manusia dengan kucing dapatmemengaruhi kondisi tubuh, mulai dari tekanan darah hingga kesehatan mental. Manfaat tersebut muncul melalui aktivitas sederhana seperti bermain, membelai, hingga merawat kucing dalam keseharian.
1. Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil
Misalnya, peneliti di Australia menemukan bahwa orang yang memelihara hewan peliharaan memiliki tekanan darah lebih rendah dibanding orang yang tidak memelihara hewan. Dengan kata lain, aktivitas merawat kucing membantu menurunkan ketegangan dan mengurangi risiko hipertensi.
2. Mengurangi Tingkat Stres
Selain itu, saat manusia menyentuh atau mengelus kucing, tubuh melepaskan endorfin, hormon yang membuat kita merasa lebih bahagia dan rileks. Lebih jauh lagi, bermain dengan kucing mendorong kita bergerak, sehingga stres fisik dan mental secara signifikan berkurang.
3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Selanjutnya, penelitian di Amerika Serikat membuktikan bahwa orang yang memelihara kucing memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Kehadiran kucing menenangkan pikiran dan, pada gilirannya, mendukung kesehatan jantung.
4. Mendukung Anak dengan Autisme
Selain manfaat fisik, kucing juga membantu anak-anak dengan autisme berkomunikasi dan bersosialisasi lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak membangun ikatan emosional yang kuat dengan kucing, sehingga kemampuan sosial mereka meningkat.
5. Membantu Penyembuhan Tulang dan Otot
Selain itu, getaran dengkuran kucing (purring) dengan frekuensi 20–140 Hz menenangkan tulang, sendi, dan otot yang nyeri. Bahkan, suara dengkuran ini juga mempercepat proses pemulihan.
6. Menunjang Kesehatan Mental
Lebih jauh lagi, saat manusia bermain atau berinteraksi dengan kucing, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang meningkatkan perasaan bahagia dan rileks. Selain itu, aktivitas ini menurunkan hormon kortisol, sehingga kecemasan berkurang.
7. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak
Terakhir, kucing membantu anak-anak membangun sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat jika mereka berinteraksi sejak usia dini. Dengan demikian, anak-anak menjadi lebih siap menghadapi alergi, infeksi, dan masalah pernapasan.
(eny)














