Jakarta, iNBrita.com — Cara Mengatasi Kram Otot Saat Berlari atau Mendaki . Kram otot yang muncul secara tiba-tiba saat berlari atau mendaki sering dialami banyak orang, baik pemula maupun yang sudah rutin berolahraga. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, tetapi juga menurunkan performa dan sering membuat seseorang harus menghentikan aktivitas di tengah jalan.
Kram Otot Umumnya Tidak Berbahaya, tetapi Tetap Perlu Ditangani
Menurut penjelasan dokter spesialis ortopedi, kram pada kaki umumnya tidak berbahaya. Namun demikian, seseorang tetap perlu menangani kondisi ini dengan tepat agar tidak berkembang menjadi cedera yang lebih serius. Oleh karena itu, ketika kram terjadi, seseorang harus segera menghentikan aktivitas dan memberi waktu bagi otot untuk beristirahat.
Peregangan dan Pijatan Sebagai Pertolongan Pertama
Selanjutnya, seseorang dapat melakukan penanganan awal dengan melakukan peregangan ringan pada otot yang kram. Misalnya, saat kram betis terjadi, seseorang dapat meluruskan kaki lalu menarik ujung telapak kaki secara perlahan ke arah tubuh. Dengan cara ini, otot akan kembali rileks secara bertahap. Selain itu, seseorang juga dapat memijat area yang kram dengan gerakan lembut dan memutar untuk mengurangi ketegangan otot. Jika tersedia, seseorang dapat menggunakan kompres hangat untuk membantu otot lebih cepat rileks.
Penyebab Kaki Kram Saat Berolahraga
Di samping itu, kram dan sensasi kaki bergetar saat berolahraga biasanya terjadi karena beberapa faktor, seperti kelelahan otot, terlalu lama berada dalam posisi diam, kurangnya asupan cairan atau dehidrasi, serta beban aktivitas yang terlalu berat.
Cara Pemulihan Setelah Kram Reda
Meskipun demikian, seseorang tetap perlu mengantisipasi kram agar tidak mengganggu aktivitas atau meningkatkan risiko cedera. Setelah kram mereda, seseorang sebaiknya tidak langsung duduk atau berbaring. Sebaliknya, seseorang dapat tetap bergerak ringan dengan berjalan santai selama 5–10 menit, lalu melanjutkan dengan peregangan statis ringan.
Tips Tambahan untuk Pemulihan Tubuh
Terakhir, seseorang dapat mengonsumsi makanan ringan setelah berolahraga untuk membantu mempercepat pemulihan energi tubuh. Dengan demikian, melalui penanganan yang tepat dan kebiasaan pemulihan yang baik, seseorang dapat mengurangi risiko kram saat berolahraga dan menjaga tubuh tetap siap untuk aktivitas berikutnya.
(eny)









