Peluang Kesepakatan Damai AS-Iran Menguat
Jakarta, iNBrita.com — Pemerintah Amerika Serikat melihat peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran semakin besar. Seiring dengan itu, Washington menunggu respons resmi dari Teheran atas proposal terbaru yang diajukan.
Sementara itu, media AS Axios melaporkan bahwa kedua negara telah memasuki tahap akhir pembahasan nota kesepahaman singkat. Para pihak merancang dokumen tersebut sebagai langkah awal untuk mengakhiri konflik sekaligus sebagai kerangka dasar bagi negosiasi nuklir lanjutan.
Lebih lanjut, pejabat AS menyebut kesepakatan itu mencakup komitmen Iran untuk menghentikan sementara aktivitas pengayaan nuklir. Sebagai imbalannya, pemerintah AS bersedia mencairkan dana Iran yang selama ini mereka bekukan dengan nilai miliaran dolar.
AS Tunggu Respons dalam 48 Jam
Di sisi lain, pemerintah AS memberikan waktu sekitar 48 jam kepada Iran untuk menyampaikan tanggapan atas sejumlah poin penting dalam proposal tersebut. Hingga kini, kedua pihak belum mencapai kesepakatan final. Namun, sumber yang sama menilai posisi saat ini menjadi titik terdekat menuju perdamaian sejak konflik dimulai.
Apabila kesepakatan tercapai, langkah tersebut akan menandai berakhirnya ketegangan antara kedua negara. Selanjutnya, kedua pihak akan memulai fase negosiasi lanjutan selama 30 hari. Kedua pihak mempertimbangkan Islamabad atau Jenewa sebagai lokasi pembahasan berikutnya.
Terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan pemerintah Iran masih meninjau proposal dari AS. Ia menegaskan Teheran akan menyampaikan sikap resmi melalui mediator, yakni Pakistan, setelah mereka menyelesaikan proses evaluasi tersebut.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menegaskan keinginannya untuk segera mengakhiri konflik. Namun, ia juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap meningkatkan tekanan militer apabila upaya diplomasi tidak membuahkan hasil.
(eny)









